Bulan September menjadi momen istimewa bagi umat Katolik di
Indonesia karena kita merayakan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN).
BKSN bukan sekadar kegiatan membaca Alkitab atau mengikuti
pendalaman Kitab Suci. Lebih dari itu, BKSN mengajak kita untuk mendengarkan
Sabda Tuhan dan membawanya ke dalam kehidupan sehari-hari.
Lalu, apa yang dapat kita lakukan sebagai umat Katolik?
Pertama, luangkan waktu untuk membaca Kitab Suci.
Tidak perlu langsung membaca banyak. Satu perikop setiap hari pun sudah menjadi
langkah yang baik. Bacalah dengan tenang dan tanyakan dalam hati: “Apa yang
Tuhan ingin sampaikan kepada saya?”
Kedua, renungkan dan lakukan. Sabda Tuhan bukan hanya
untuk diketahui, tetapi untuk dijalankan. Jika kita membaca tentang kasih, mari
belajar mengasihi. Jika kita membaca tentang pengampunan, mari belajar
mengampuni. Jika kita diajak membantu sesama, mari hadir bagi mereka yang membutuhkan.
Ketiga, ikutlah dalam kegiatan BKSN bersama umat.
Pendalaman Kitab Suci di lingkungan atau wilayah bukan hanya kesempatan untuk
belajar, tetapi juga kesempatan untuk berbagi pengalaman iman dan semakin dekat
dengan sesama.
Yang paling penting, BKSN jangan berhenti ketika bulan September berakhir. Jadikan bulan ini sebagai awal untuk membangun kebiasaan membaca Kitab Suci secara rutin.
Sebab, menjadi orang Katolik bukan hanya tentang mengetahui isi Kitab Suci, tetapi bagaimana Sabda Tuhan mengubah cara kita berpikir, berbicara, dan bertindak.
Mari pada BKSN tahun ini kita tidak hanya bertanya:
“Apa yang Tuhan katakan?”
Tetapi juga:
“Apa yang akan saya lakukan setelah mendengarkan
Sabda-Nya?”
Karena Sabda Tuhan yang kita baca akan menjadi berarti
ketika kita menghidupinya dan membagikan kasih kepada sesama.
Selamat merayakan Bulan Kitab Suci Nasional. Mari
membaca, merenungkan, dan menghidupi Sabda Tuhan.