Paroki Tanjung Priok Gereja St.
Fransiskus Xaverius dengan penuh khidmat telah melaksanakan Perayaan Misa Kamis
Putih sebagai pembuka rangkaian Tri Hari Suci. Umat hadir dengan antusias untuk
mengenangkan perjamuan terakhir Yesus bersama para murid-Nya, yang menjadi
dasar Sakramen Ekaristi dan teladan kasih pelayanan.
Perayaan Misa Kamis Putih
dilaksanakan dalam dua sesi guna mengakomodasi umat yang hadir. Misa pertama
diselenggarakan pada pukul 18.00 WIB dan dipersembahkan oleh Romo Rinto, CM.
Dalam homilinya, Romo Rinto mengajak umat untuk merenungkan makna kasih yang
sejati melalui tindakan Yesus yang merendahkan diri dengan membasuh kaki para
murid-Nya. Selanjutnya, misa kedua dilaksanakan pada pukul 21.00 WIB yang
dipersembahkan oleh Romo Yuni, CM. Suasana khusyuk semakin terasa saat umat
diajak untuk masuk lebih dalam dalam permenungan akan pengorbanan Kristus yang
akan dikenangkan pada Jumat Agung.
Dalam kedua perayaan misa,
dilaksanakan pula ritus pembasuhan kaki sebagai simbol pelayanan dan kerendahan
hati. Momen ini menjadi pengingat bagi seluruh umat untuk meneladani kasih
Kristus dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam melayani sesama tanpa
pamrih.
Perayaan Kamis Putih ditutup
dengan pemindahan Sakramen Mahakudus ke tempat perhentian, mengajak umat untuk
berjaga dan berdoa, mengenangkan saat-saat Yesus di Taman Getsemani. Setelah
misa kedua, umat melanjutkan dengan ibadat tuguran, sebuah momen doa berjaga
bersama sebagai ungkapan kesetiaan menemani Yesus dalam doa di malam
sengsara-Nya.
Semoga melalui perayaan ini, umat
Paroki Tanjung Priok semakin diteguhkan dalam iman, pengharapan, dan kasih,
serta mampu menghidupi semangat pelayanan dalam kehidupan sehari-hari.